Sudah selama 1 bulan siswa jurusan ilmu sosial belajar mengenai perhitungan angsuran pinjaman di suatu lembaga keuangan. Akan tetapi mengapa hal itu menjadi sulit dipelajari? karena hanya 3 fungsi yang dipelajari. Mungkinkah catatannya kurang? mungkinkah siswanya males belajar? Mungkinkah praktikumnya kurang dalam penjelasannya? semua ini hanya siswa yang bisa menjawabnya.

Oke..sekarang kita bahas mengenai penggunaan fungsi PMT, PPMT dan IPMT dalam penghitungan angsuran pinjaman. Terlebih dahulu akan dijelaskan mengenai fungsi yang telah disebutkan.

  • PMT adalah suatu fungsi yang biasa digunakan untuk mencari hasil untuk pembayaran angsuran per bulan dari suatu pinjaman. Rumus : =PMT (rate;nper;pv;fv;type).
  • PPMT adalah suatu fungsi yang biasa digunakan untuk mencari hasil untuk pembayaran angsuran ke-n dari suatu pinjaman nasabah yang akan dibayarkan. Rumus : = PPMT (rate;periode;nper;pv;type).
  • IPMT adalah suatu fungsi untuk mencari angsuran bunga dari suatu pinjaman atau angsuran. Rumus : = IPMT (rate;periode;nper;pv;type)

Jika dilihat dari fungsi-fungsi tersebut terdapat suatu kesamaan dalam komponen rumus-rumusnya. Seperti rate yang merupakan suku bunga yang berlaku 1 (satu) tahun, nper adalah jangka waktu lamanya pinjaman yang diajukan oleh nasabah (biasanya dalam bulan); pv adlah besarnya pinjaman, type diisikan dengan 1 atau 0. Kurang jelas mengenai penjelasan ini, bisa mengakses menu Help pada open office.org Calc.

Contoh Soal : 

Pinjaman : Rp. 80.000.000,-
Suku Bunga : 14%
Jangka waktu : 3 tahun
Angsuran per bulan : =PMT (14%/12;3*12;-80000000;0)