Today, hari Selasa tanggal 9 Maret 2008. Pagi yang menyebalkan…Pusing…dah dibuat gak karuan ma komputer di Lab komputer. Pusing kenapa? Komputer yang ada di Lab sudah di migrasi ke Open Source (pakenya distro Zencafe, turunan dari Slackware…karena spesifikasi Komputer yang ada PIII 633MHz, 256MB, 20GB HDD, All onboard). Lumayan melelahkan untuk instalasi komputer satu per satu, walau belum semuanya sey… (Capek bos :D ). Bayangin aja dah hampir seminggu, kerjaan cuma instalasi komputer doang. efeknya ada aja, orang yang tersayang mulai di cuekin n hati ini cepet bangat marah. Capek dah… Ribut melulu.

 Dah Cukup curhatnya, sekarang kalo ada yang mau coba install Zencafe kunjungi situs Asosiasi Warnet Linux Indonesia (AWALI) http://www.awali.org

  1. Setelah didownload file isonya, bakar ke CD. Jika di windows bisa menggunakan Nero , jika di Linuxbisa menggunakan K3B atau GnomeBaker
  2. Setelah itu siapkan partisi harddisk kosong minimal 3-4 GB untuk File System dan Swap (ukurannya 2x dari memory fisik. Misal RAM yang ada 128MB, maka swap-nya 256MB)
  3. Setelah semua itu, booting komputer dari awal dan masuk ke BIOS
  4. Setting booting awal dari Cd-ROM atau DVD-ROM
  5. Akan muncul tampilan screen Zencafe, tekan enter untuk default boot
  6. Ikuti langkah-langkah selanjutnya. instalasi ini tidak serumit instalasi distro asalnya Slackware
  7. Setelah selesai kita diharuskan merestart komputer dengan menekan keyboard Ctrl-Alt-Del atau ketikkan reboot pada text-line
  8. Atur BIOS untuk booting pertamanya melalui Harddisk yang sudah terinstall
  9. Zencafe akan mulai mengecek system dan hardware yang ada di komputer.
  10. (more…)